Membuat dan Mengganti Ikon Live Folder Windows

Live Folder

Windows memiliki beragam ikon folder yang dapat diganti sesuai selera dengan menggunakan program pihak ketiga seperti TuneUp Styler dalam TuneUp Utilites dan Stardock IconPackager, namun tidak ada satupun software tersebut yang dapat menangani ikon live folder dengan baik. Contohnya pada IconPackager, setelah mengganti ikon standar Windows ke ikon yang lain, maka ketika dikembalikan ke ikon standar Windows lagi akan muncul kendala dimana ikon live folder tidak dapat kembali ke ikon standar. Ini saya alami saat mencoba mengganti ikon pada Windows 8, ketika saya mencoba mengembalikannya lagi pada ikon standar, saya mengamati ada beberapa ikon yang tidak berubah, dan itu adalah ikon-ikon live folder. Jika anda mengalami hal yang sama, anda bisa juga mencoba cara yang tertera di halaman kedua untuk mengembalikan ikon live folder ke ikon standar dengan terlebih dahulu mengunduh berkas ikon live folder dibawah.

Tested on Windows 8.1, compatible with Windows 7

Berkas dan Program yang Diperlukan :

Pembuatan Ikon

A. Ikon Front dan Back

  1. Buka berkas PSD yang dapat diunduh pada daftar diatas

Step 1

  1. Aktifkan layer Front dan Back, juga pastikan bahwa posisi layer Front berada di atas layer Back

Step 2

  1. Masukkan dan atur posisi obyek yang akan ditempelkan pada folder

Step 3

  1. Pilih layer objek, lakukan load selection dari layer Front [tekan dan tahan Ctrl > arahkan kursor pada thumbnail layer Front > klik kiri 1x] seperti pada gambar

Step 4

  1. Potong dan letakkan pada layer baru [Tekan kombinasi tombol Ctrl+Shift+J]

Step 5

  1. Ulangi langkah ketiga namun dengan layer Back sebagai target seleksi

Step 6

  1. Untuk langkah ini, tinggal mengganti Blend Mode, mengatur opacity atau fill opacity saja yang dapat disesuaikan sendiri. Ini langkah yang opsional, jadi bisa dilakukan bisa juga tidak, karena berkaitan dengan objek yang sedang digunakan. Jika objek berupa foto seperti contoh, maka langkah ini ada baiknya dilakukan agar ikon folder tidak membuat bingung nantinya ketika digunakan. Tapi jika menggunakan objek jenis lain, maka dapat dikreasikan sendiri.
  1. Posisikan layer seperti pada gambar, lalu gabungkan Layer 1 dengan layer Front [Pilih Layer 1 > Tekan Ctrl+E], dan Layer 2 dengan layer Back

Step 8

  1. Langkah terakhir adalah menyimpan masing-masing layer ke format PNG satu per satu [Nonaktifkan layer Back > Ctrl+Shift+S; Nonaktifkan layer Front > Aktifkan layer Back > Ctrl+Shift+S]

B. Ikon Open/Closed

Untuk ikon Open/Closed, tinggal menduplikasi layer Front dan Back yang baru [layer hasil editan sebelumnya], kemudian gabungkan kedua hasil duplikasi tersebut.

C. Ikon Data

Setelah membuat ikon Front dan Back, berikutnya hanya perlu menempatkannya pada ikon Data.

  1. Pastikan posisi layer Data berada dibawah layer Front dan layer Back yang baru. Pastikan juga posisi gambar dalam layer-layer baru tersebut masih tetap dan tidak tergeser.
  2. Aktifkan ketiga layer tersebut, lalu turunkan opacity layer Back yang baru menjadi 50%EXit

Step III

  1. Pilih layer Back yang baru dan hapus bagian tengahnya hingga tersisa bagian datanya saja seperti pada contoh
  • Simpan ke dalam format PNG

  • Penggantian Ikon

    A. Mengubah Format PNG ke ICO

    Untuk dapat mengubah format PNG ke ICO, bisa menggunakan jasa konversi online seperti :

    Convertico.org

    1. Convertico.org

    Image 2 Icon

    1. Atau menggunakan program Image 2 Icon.

    Lanjut ke halaman berikutnya untuk proses penggantian ikon pada imageres.dll.

    Ada yang ingin Anda sampaikan? (minimal sertakan nama Anda)

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s