Sebuah Peristiwa Seputar UFO

UFO
UFO

Ada sebuah cerita, dimana salah seorang diantara orang-orang Amerika yang pernah melihat benda asing berkaki tujuh. Sekali waktu mereka melihat segerombolan manusia atau makhluk yang mirip manusia, berada di kebunnya. Mereka bersembunyi diantara pohon anggur yang ada disitu. Dengan marah , orang Amerika itu mengawasi orang yang dengan seenaknya mencuri hasil kebunnya. Dia tidak bisa menahan diri, dia segera keluar dari rumahnya dan menuju ke arah orang yang dikiranya pencuri biasa. Akan tetapi, ketika Mash. Demikian nama laki-laki itu, berada kurang lebih sepuluh meter dari gerombolan pencuri itu. Tiba-tiba salah seorang diantara pencuri itu menghadap ke arahnya dan membidikkan suatu senjata yang ada ditangan kanannya. Kemudian memasukkan senjata itu ke sarungnya yang tergantung dipinggang kirinya. Mash merasa seluruh tubuhnya lemas. Dia tidak bisa menggerakkan kepala maupun anggota tubuh lainnya. Dia tidak bisa merasakan sesuatu untuk selamanya.

Sesudah peristiwa tersebut dan setelah bisa menjawab beberapa pertanyaan, Mash mengatakan bahwa makhluk itu pendek sekitar 160 cm tingginya. Kepalanya sangat besar dan tidak sebanding dengan tubuhnya yang kecil dan pendek. Kepala mereka melekat di kedua pundak mereka, tanpa leher. Mash juga menuturkan bahwa dua makhluk yang berada didekatnya memiliki dua tangan dan kaki. Tapi tidak sempat melihat tangan dan telapak kakinya.

Mash mengatakan, ”Kedua makhluk tak dikenal itu kembali menuju pesawat mereka yang tingginya kira-kira 2,50 meter.” Mereka terus menatapnya dari kokpit pesawat mereka yang agaknya terbuat dari bahan sejenis kaca. Pintu pesawat kemudian ditutup dari bawah keatas, sehingga kaki mereka menjadi tidak terlihat. Pesawat itu take-off dengan menyemburkan cahaya yang sangat menyilaukan. Kemudian tanpa suara sedikitpun naik ke atas. Ketika telah naik kira-kira 30 meter, tiba-tiba pesawat itu lenyap dari pandangan. Seakan sebuah sinar yang tiba-tiba padam.

Berikutnya adalah kisah tentang ditawannya Antonio da Silva, pemuda Brazil ini pergi menangkap  ikan tetapi ternyata dia menghilang selama bermingg-minggu. Tiba-tiba dia mmuncul kembali dengan membawa cerita tentang bagaimana dia ditangkap oleh tiga makhluk kerdil. Dua diantaranya  mengenakan pakaian keras seakan-akan terbuat dari logam sedangkan makhluk yang ketiga lebih tinggi sedikit dari dua orang itu. Kira-kira tingginya 1,25 meter. Dia tidak mengenakan pakaian logam seperti yang dikenakan oleh dua makhluk lainnya. Ketika mereka tiba ditempat kediaman mereka, tahulah pemuda itu bahwa makhluk yang ketiga itu adalah pemimpin mereka. Pemuda Brazil itu melihat ada tonjolan besar di kepala makhluk yang ketiga itu. Sang pemimpin berambut panjang dengan warna merah. Ujungnya sampai ke pantatnya. Dia juga mellihat  adanya gelambir di dagunya yang memanjang  hingga ke perutnya. Alis setebal dua jari terlihat hampir menutupi seluruh dahinya. Kulitnya tergolong terang, bermata bulat namun lebih besar ukurannya bila dibanding manusia. Putih matanya terlihat lebih bersih ketimbang putih mata manusia. Kedua matanya selalu berkedip. Antonio tidak mellihat adanya batas pinggir matanya. Seluruh sisa tubuhnya nyaris tertutup bulu tebal. Hidungya terlihat panjang dan runcing. Tampak mencuat dan sangat berbeda dengan hidung manusia pada umumnya. Telinganya betul-betul simetris. Bagian bawahnya mirip telinga manusia, namun bagian atasnya lebih bulat. Mulutnya lebih kecil dibanding mulut manusia, mirip mulut ikan. Ketika mereka berbicara satu sama lain, pemuda Brazil itu tidak melihat adanya gigi pada mulut mereka. Yang penting untuk diingat tentang kisah ini adalah bahwa sosoknya yang mirip manusia itu telah membuat pemuda Brazil itu tidak terlalu takut. Sesudah itu Antonio tidak ingat apa-apa dan mereka bawa ke suatu tempat, entah dimana.

Ada peristiwa lain yang mereka sebut dengan kasus Palvidares yang dipublikasikan oleh penulis Fabio Therba dalam bukunya yang berjudul “UFO dan Rahasianya”. Di situ antara lain diceritakan bahwa ada seorang Amerika Latin bernama Carlos Palvidares yang tinggal di Buenos Aires. Suatu hari Palvidares berangkat menuju suatu perkebunan. Tiba-tiba dia melihat tiga sosok yang bergerak-gerak di atas air danau di dekat gubuk yang ada di tempat itu, tanpa air itu sendiri ikut bergerak. Seakan-akan mereka adalah makhluk yang tergantung di udara. Palvidares mendekati mereka sampai pada jarak 80 meter. Ternyata ketiga makhluk itu terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Palvidares memanggil mereka sehingga ketiga makhluk itu menoleh ke arahnya dan segera bersembunyi di bagian lain danau itu. Mereka menjauh kira-kira 300 meter. Palvidares betul-betul terkejut karena dia tidak mengerti dengan cara apa mereka dapat berpindah secepat itu. Yang perempuan tingginya sekitar 160 cm dan berpakaian hitam. Rambutnya yang juga hitam terlihat panjang ketika dia bergerak-gerak. Di bagian bawah betisnya terdapat sepasang sirip yang mengarah ke samping, mirip sayap. Sedangkan yanglaki-laki, keduanya sedikit lebih pendek daripada yang perempuan. Palvidares bisa mematikan hal itu ketika mereka bertiga berdiri berdampingan. Kedua laki-laki itu memiliki tinggi yang betul-betul sama. Keduanya seakan-akan telanjang. Kulit mereka mirip kulit manusia yang sering terkena sinar matahari. Ternyata kedua laki-laki itu tidak telanjang tetapi mengenakan pakaian semacam pakaian ketat yang tidak memiliki sambungan. Keduanya berambut coklat dan menempel di kulit kepalanya sedemikian rupa seakan-akan dilekatkan dengan lem. Ternyata kulti mereka putih, berdahi lebar, dan bermata kecil. Mereka berjalan tanpa menggerakkan tangan dan kaki mereka. Seakan-akan anggota tubuh mereka terpancang pada tubuh mereka. Ketika Palvidares melihat mereka untuk kesekian kalinya, dia melihat sebuah kendaraan listrik dengan sinar sangat teran. Kendaraan itu berukuran 5×6 meter dengan tinggia antara 2 sampai 3 meter. Kendaraan itu memancarkan sinar terang dengan radius sekitar 40 meter, mirip sinar  yang keluar dari sebuah proyektor di gedung bioskop. Sinar itu mengenai muka Palvidares dan dia merasakan matanya seakan-akan menjadi buta. Panas yang dipancarkan oleh cahaya itu membuat Palvidares mengurungkan niatnya untuk lebih mendekati mereka. Dia turun ke dalam air dan mencoba mendekati makhluk asing itu sampai sejarak  150 meter.  Tetapi dia tidak bisa lebih dekat lagi karena tiba-tiba sebuah dinding tak terlihat menghalangi geraknya dari arah depan. Rintangan tak terlihat itu terasa terus mendeskanya betapapun dia mencoba melawannya. Kendaraan itu terus mengikuti gerak mereka dengan jarak 30 atau 40 meter. Mereka terus bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Si perempuan tampaknya adalah pemimpin mereka dan dia selalu berada di depan. Sekali waktu , ketika dia mengangkat tangannya dan menunjuk ke arah kendaraan listrik itu, maka salah satu diantara kedua makhluk laki-laki yang mendekati kendaraan itu segera menjauh darinya sejarak 30 meter. Mereka berkomunikasi dengan bahasa yang betul-betul asing. Dengan suara yang mirip radio yang terpasang tidak tepat pada gelombangnya. Suara mereka tetap terdengar jelas, sekalipun saat itu udara sedang kosong. Sesudah itu, ketiga makhluk asing tersebut menjauh dari dengan cepat seakan-akan membentuk tiga garis di atas tanah. Mereka mengubah diri dalam bentuk lain yang tidak begitu jelas dalam pandangan Palvidares tetapi dia bisa melihat adanya seekor babi yang melengking ketakutan hingga jungkir balik diterjang oleh suatu makhluk dengan kecepatan yang sulit dibayangkan. Segera sesudah itu, Palvidares mencium bau wangi lalu tidak lama kemudian dia merasa mengantuk dan lemas untuk beberapa saat lamanya.  Ketika kondisinya pulih kembali, dia tidak lagi melihat makhluk  asing dan benda bercahaya yang telah menarik perhatiannya selama lebih dari satu setengah jam itu. Sejak peristiwa itu, babi dan beberapa ekor bintang ternak yang kabur dari kandangnya akibat terjangan benda terbang tak dikenal itu tidak mau kembali ke kandangnya sekalipun Palvidares telah mencarinya ke sana kemari.

One thought on “Sebuah Peristiwa Seputar UFO

Ada yang ingin Anda sampaikan? (minimal sertakan nama Anda)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s